5 Sistematika Proposal Usaha Yang Penting dalam Membuat Bisnis Plan

Ingin membuat proposal usaha yang tepat? Ketahui sistematika proposal usaha yang paling jitu mencapai tujuan yang Anda inginkan dalam menjalankan usaha. Proposal usaha merupakan salah satu jenis proposal yang tujannya adalah mengenalkan produk ataupu jasa yang akan dijalankan. Kemudian mendapatkan tender dari berbagai perusahaan swasta ataupun jenis perusahaan lainnya.

Tidak hanya usah besar yang mengharuskan membuat proposal usaha, tetapi juga berbagai jenis usaha kecil dan menengah harus membuat proposal usaha sebelum mendirikannya.

Dalam membuat proposal usaha, Anda harus mengetahui sistematika proposal usaha sehingga proposal yang dibuat dapat menembus tender yang diinginkan, dengan demikian maka usaha Anda dapat dijalankan sesuai tujuan. Dunia usaha kini memang sangatlah luas, ada banyak jenis usaha yang bisa dijalankan untuk menghasilkan keuntungan.

Selain menjualkan berbagai produk, ternyata usaha sekarang ini juga banyak yang menawarkan produk jasa. Walaupun memang sudah banyak bidang usaha, akan tetapi sebaiknya ketahui apa yang menjadi masing-masing ciri khas produk ataupun jasanya. Apabila sudah, maka lakukanlah inovasi pada produk Anda agar menjadi pembeda, bahkan memiliki daya tarik tersendiri. Sebagai seorang wirausahawan, memang diharuskan memiliki sikap kreatif dan inovatif, siap mengambil resiko dan percaya diri.

Tidak semua usaha yang dijalankan dapat berjalan sesuai dengan keinginan, maka apapun resikonya harus dihadapi kemudian lakukan solusi yang tepat untuk mengatasinya.

Sistematika Proposal Usaha Paling Tepat

Membuat proposal usaha memang tidak asal membuatnya karena memiliki sistematika ataupun urutan-urutan yang sudah memiliki aturan untuk memperkenalkan produk ataupun jasa usaha Anda, hal tersebut tentunya bertujuan untuk mendapatkan berbagai tender dari perusahaan. Nah, untuk mengetahui sistematikanya mari simak informasinya di bawah ini.

1. Pendahuluan

Sistematika proposal usaha yang pertama adalah pendahuluan, di dalam pendahuluan memang memiliki isi latar belakang atau alasan berdirinya usaha kemudian visi dan misi, tujuan usaha, lalu deskripsi mengenai usaha yang sedang Anda jalankan.

Dengan memberikan gambaran tersebut maka dapat meyakinkan bahwa usaha yang akan dijalankan memang sangatlah memiliki asal dan tujuan jelas. Oleh karena itu, maka sebaiknya Anda jelaskan secara rinci pada bagian pendahuluan.

2. Profil Perusahaan

Selanjutnya, dalam contoh penyusunan proposal usaha setelah membuat pendahuluan maka tuliskan profil perusahaan yang akan Anda dirikan. Dengan begitu maka sebaiknya ketahuilah bahwa profil perusahaan bukan hanya sekedar nama perusahaan tetapi memiliki informasi yang lebih spesifik yaitu jenis usaha, jelaskan secara singkat kemudian buatlah nama menarik dengan simpel yang mudah diingat.

Kemudian cantumkan lokasi yang juga dilengkapi dengan struktur organisasi lengkap.

3. Produk Perusahaan

Ketahuilah bahwa produk perusahaan juga menjadi salah satu rencana usaha yang perlu untuk dijelaskan. Sebaiknya, Anda menjelaskannya kelebihan produk menarik bahwa dapat menjadi daya tarik tersendiri. Selain itu, jelaskan pula proses pembuatan produk. Terlebih, jelaskan mengenai target pemasaran yang dapat menghasilkan keuntungan.

Dengan menjelaskan keunggulan yang dimiliki maka dapat membuat para tender perusahaan menjadi terpercaya.

4. Laporan Keuangan

Laporan keuangan juga merupakan salah satu sistematika proposal usaha mengenai modal awal, biaya, sampai dengan kentungan akhir. Dengan menjelaskan laporan keuangan secara jelas memang dapat membuat tender semakin yakin dengan usaha yang akan dijalankan.

sistematika proposal usaha
sistematika proposal usaha

5. Penutup Proposal Usaha

Untuk bagian terakhir dari sistematika usaha menurut para ahli adalah penutup, gunakanlah kata-kata secara sopan dengan sangat meyakinkan. Dengan begitu maka sangat mampu membut para pembacanya tertarik membaca, bagian penutup juga bisa Anda lengkapi dengan lampiran yang berisi biodata pemilik dan surat perjanjian.

Manfaat & Tujuan Proposal Usaha untuk Pelaku Usaha

Dalam menjalani sebuah bisnis, tentunya tidak mudah dilakukan karena ada banyak hal yang harus dipertimbangkan, mulai dari target pasar, target penjualan, dan masih banyak lagi. Belum lagi kendala-kendala yang terjadi dan membuat bisnis yang kita buka menjadi sulit berkembang. Karena itulah, sudah seharusnya di saat perencanaannya tidak lupa kita membuat proposal usaha.

Apa sih proposal usaha itu? Jika diartikan masing-masing, proposal merupakan pengajuan atau penawaran sebuah ide maupun rencana yang ditujukan kepada pihak tertentu untuk dipelajari agar apa yang kita tawarkan memperoleh dukungan, seperti izin, pendanaan, ataupun persetujuan. Di sisi lain, proposal bisa dijabarkan sebagai dokumen yang berisikan rencana sebuah kegiatan atau tujuan sehingga pihak yang menjadi target memahami apa sedang kita buat.

Manfaat & Tujuan Proposal Usaha
Manfaat & Tujuan Proposal Usaha

Dengan kata lain, proposal usaha adalah dokumen yang berisi konsep atau pemaparan bisnis, dana, rancangan penjualan, rencana keuntungan, serta berbagai macam perlengkapan dan peralatan yang dibutuhkan agar pihak tertentu bersedia untuk memberi dukungannya. Dari penjelasan tersebut, kita bisa melihat kalau tujuan proposal usaha, yakni mendapat dukungan berupa sponsor, mendapat izin tertentu, atau bantuan dana.

Ketika Anda sedang membuat proposal usaha, terdapat unsur-unsur penting yang wajib Anda ikuti, yaitu nama usaha yang ingin atau sedang Anda jalani, pendahuluan yang berisikan kenapa Anda membuka usaha tersebut, tujuan dari bisnis Anda, tempat Anda menjalani bisnisnya, lalu ada target pasar Anda, rencana anggaran (jika diperlukan), dan yang terakhir adalah penutup serta tanda tangan pihak Anda yang bersangkutan.

Manfaat Proposal Usaha

Jadi, bagi Anda yang ingin membuat proposal usaha, lebih baik cantumkan itu semua agar pihak target yang diinginkan bisa mudah mengerti dan memahami apa isi dari usaha yang Anda jalani. Jika tidak lengkap, mereka tidak akan mengerti mengenai bisnis Anda dan sulit mendapat dukungan dari mereka. Jika Anda mengaplikasikannya, tujuan proposal usaha bisa Anda dapatkan.

Lalu, manfaat proposal usaha sendiri ini apa sih? Berikut beberapa manfaat yang dapat Anda peroleh.

1. Sebagai pembanding

Selain ditujukan untuk pihak tertentu, proposal usaha juga bisa dijadikan sebagai bahan pembanding. Anda dapat membandingkan semua rencana yang sudah dibuat sebelumnya dengan hasil yang Anda dapatkan di realita. Dengan begitu, Anda dapat membutuhkan strategi yang sesuai agar perkembangan bisnis semakin baik.

2. Membantu mengembangkan usaha

Ketika Anda memberikan proposal usaha pada pihak lain, pastinya mereka akan menilai bisnis Anda. Di situlah mereka akan memberikan masukan maupun pendapatnya. Dari apa yang mereka berikan kepada Anda, jadikanlah sebagai nilai lebih supaya Anda bisa mengembangkan usaha Anda dari pandangan pihak lain. Anda yang sedang menguji sebuah strategi pun juga bisa langsung mengetahui kelemahan maupun kelebihannya dari pihak tersebut.

3. Keuangan lebih transparan

Proposal usaha tidak hanya ditujukan pada pihak lain saja, karena Anda bisa mengajukannya untuk urusan internal usaha Anda. Misalnya saja bidang keuangannya. Anda bisa lebih memahami kondisi keuangan usaha saat ini, mulai dari pengeluarannya maupun pendapatannya. Dengan begitu, sistem keuangan Anda akan lebih transparan, sehingga tidak akan mudah diambil oleh orang yang tidak bertanggung jawab.

Sebagai pelaku usaha, tidak ada salahnya membuat proposal supaya pihak lain bisa mengenal bisnis Anda, sehingga nantinya mereka bisa memberikan dukungan penuh. Ingat, tujuan proposal usaha bukan untuk menunjukan keseluruhan isi usaha Anda kepada pihak lain, melainkan rencana ke depan yang menjadikan bisnis semakin lebih baik. Jadi, jangan asal membuatnya, ya.

Nah, dari penjelasan di atas dapat dismpulkan bahwa ternyata membuat proposal usaha dengan menggunakan sistematika proposal usaha yang benar sangatlah mudah untuk di buat, semoga bermanfaat.

Leave a Comment