Hal yang Perlu Diketahui Mengenai Perbedaan CV dan Resume

Beberapa perusahaan umumnya mempersyaratkan CV (Curriculum Vitae) atau resume bagi para pelamar yang menginginkan posisi pekerjaan di perusahaan tersebut. Kedua dokumen tersebut termasuk dokumen yang serupa tetapi berbeda. Ada banyak pelamar yang gagal di tahap administrasi karena salah melampirkan dokumen yang dipersyaratkan.

Kasus seperti ini dapat terjadi apabila pelamar tidak memahami perbedaan CV dan resume sehingga tidak memenuhi persyaratan yang diajukan oleh sebuah perusahaan.

Ada banyak pelamar yang gagal di tahap administrasi karena salah melampirkan dokumen yang dipersyaratkan. Kasus seperti ini dapat terjadi apabila pelamar tidak memahami perbedaan CV dan resume sehingga tidak memenuhi persyaratan yang diajukan oleh sebuah perusahaan.

Apa Saja Perbedaan CV dan Resume?

Banyak orang menganggap bahwa CV dan resume merupakan dua hal yang sama. Apabila pelamar menyamakan keduanya, maka dapat terjadi hal yang fatal saat pelamar mengajukan lamarannya. Tidak semua informasi yang ada di CV harus dilampirkan di resume dan sebaliknya.

Berikut merupakan perbedaan CV dan resume yang harus diketahui oleh para pelamar pekerjaan.

1. Rinci versus singkat

Perusahaan yang mempersyaratkan CV berarti membutuhkan informasi dan deskripsi mengenai pelamar secara rinci dan lengkap mengenai pengalaman dan kemampuan yang dimiliki.

Tidak hanya itu, dalam CV juga bisa dicantumkan mengenai pencapaian yang telah diperoleh. Dalam CV, pelamar bisa menginformasikan berbagai hal tentang dirinya. Pada resume, perusahaan menginginkan informasi yang lebih singkat dibandingkan CV. Informasi CV bisa dimasukkan ke dalam resume tetapi harus dipilah dan disusun dengan baik.

Pelamar harus merangkum pengalaman, pencapaian, dan tujuan karir dalam menyusun resume. Tujuan utama dalam menyusun resume adalah menunjukkan kemampuan yang saat ini dimiliki sehingga dapat membantu dalam proses pekerjaan.

2. Kronologis versus fleksibel

Penyusunan menjadi salah satu perbedaan CV dan resume. CV ditulis dalam format kronologis. Pengalaman atau pencapaian ditulis berdasarkan urutan waktu mulai dari yang terbaru. Ketika akan memperbarui, pelamar cukup menambahkan pengalaman atau pencapaian terbarunya ke dalam CV.

Penyusunan resume lebih fleksibel dibandingkan CV. Pelamar bisa menyusun sesuka hati dengan tujuan menekankan pencapaian tertentu. Apabila terdapat informasi baru, pelamar bisa mengubah resume sesuai kebutuhan.

3. Tidak terbatas versus 1 sampai 2 halaman

Penulisan CV tidak dibatasi sampai berapa halaman. Apabila pelamar ingin menunjukkan pengalaman dan pencapaian kerjanya dalam sebuah CV, maka tidak ada larangan mengenai hal tersebut.

perbedaan cv dan resume
perbedaan cv dan resume

Meskipun begitu, perlu dipahami bahwa rekruter memiliki waktu yang terbatas dalam review semua CV pelamar sehingga jumlah halaman CV perlu diatur agar tidak terlalu banyak. Untuk penulisan resume, umumnya halaman yang dibutuhkan dibatasi 1 sampai 2 halaman saja.

Hal ini disebabkan karena resume lebih menekankan pada pencapaian tertentu sehingga bisa disusun lebih sedikit dibandingkan CV.

4. Ada informasi tambahan versus tidak ada informasi tambahan

Perbedaan CV dan resume lainnya adalah adanya lampiran yang perlu dicantumkan. Pelamar bisa melampirkan dokumen tambahan seperti sertifikat atau beasiswa saat mengajukan CV.

Beberapa dokumen lain seperti daftar publikasi, presentasi, dan pengalaman lain juga bisa ikut dilampirkan. Untuk mengajukan resume, pelamar tidak perlu menambahkan dokumen tambahan. Semua pengalaman, kemampuan, dan pencapaian cukup dijelaskan secara singkat dalam resume yang dibuat.

Penggunaan CV dan resume harus menyesuaikan dengan persyaratan yang diajukan oleh perusahaan. Kesalahan dalam melampirkan jenis dokumen dapat menyebabkan pelamar gagal dalam tahap administrasi.

Selain itu, pelamar cukup melampirkan salah satu jenis dokumen saja jika perusahaan tidak menginginkan dua dokumen dilampirkan secara bersamaan. Setelah mengetahui apa saja perbedaan CV dan resume, diharapkan pelamar dapat terhindar dari kegagalan tahap administrasi karena kesalahan dokumen.

Leave a Comment