Pengertian Merger dan Akuisisi, Berserta Perbedaan & Contohnya

Merger dan akuisisi mungkin tidak lagi menjadi istilah yang asing dalam dunia bisnis. Kedua istilah tersebut biasa digunakan untuk mencapai tujuan tertentu.

Merger dan akuisisi merupakan dua istilah yang sering digunakan bersamaan namun memiliki arti yang berbeda. Dalam prakteknya, istilah tersebut sering digunakan dalam hal penerapan strategi bisnis. Dua kata tersebut juga tidak akan asing lagi bagi para pelaku bisnis dalam suatu perusahaan. Berikut informasi mengenai merger dan akusisi selengkapnya.

Beberapa Hal Yang Harus Anda Pahami Tentang Merger dan Akuisisi

Anda mungkin menganggap bahwa merger dan akuisisi sama, meskipun begitu kenyataannya dua hal ini cukup berbeda. Berikut informasi lengkapnya.

A. Pengertian Merger dan Akuisisi

Merger merupakan suatu prosedur yang dilakukan dengan menggabungkan dua perusahaan menjadi satu perusahaan. Salah satu perusahaan yang di merger, akan memiliki semua aset yang dimiliki oleh perusahaan satunya. Kepemilikan seluruh saham dapat dilakukan dengan melakukan pembelian saham terhadap perusahaan yang akan digabungkan. Jika tidak keseluruhan saham yang dibeli, maka jumlah saham dapat berkisar diatas 50% untuk dapat digabungkan.

Perusahaan yang dibeli sahamnya biasanya akan berhenti beroperasi. Pemegang saham biasanya akan menerima sejumlah uang tunai atau sejumlah saham dari perusahaan hasil merger. Metode penggabungan lebih dipilih oleh suatu perusahaan karena memiliki metode yang dapat dikatakan lebih sederhana jika dibandingkan dengan metode lain.

Berbeda dengan merger, Akuisisi memiliki pengertian dimana perusahaan melakukan pembelian terhadap aset saham dari suatu perusahaan. Perusahaan yang dilbeli sahamnya akan tetap beroperasi dan tetap ada.

Dari segi definisi secara umum, maka terdapat perbedaan yang mendasar dari merger dan akuisisi. Setiap perusahaan yang melakukan merger ataupun akuisisi pasti memiliki alasan tertentu. Kedua proses tersebut tentu dilakukan dengan berbagai pertimbangan seperti pertimbangan hukum ataupun perpajakan. Biasanya kedua aktifitas tersebut didasari oleh perubahan pada pasar modal. Bentuk penggabungan perusahaan dan akuisisi juga tergantung pada kebijakan perusahaan yang melakukannya. Melakukan akuisisi dan penggabungan harus didasari pada orientasi keuntungan agar dapat meningkatkan stabilitas dari perusahaan.

Jadi sederhananya Merger adalah penggabungan dua atau lebih perusahaan menjadi satu perusahaan. Sedangkan Akusisi adalah proses peralihan kepemilikian suatu perusahaan ke perusahaan lain.

B. Kelebihan Melakukan Merger dan Akuisisi

Tujuan merger dan akuisisi pada dasarnya adalah untuk mengambil alih suatu perusahaan agar memiliki manajemen yang lebih baik. Merger menjadi salah satu metode yang paling sederhana jika dibandingkan dengan metode yang lain. Selain sederhana, merger juga tidak memerlukan biaya yang sangat besar.

Walaupun demikian, pengambilalihan dengan menggunakan metode akuisisi tetap memiliki beberapa keuntungan yang perlu dipertimbangkan oleh perusahaan. Akuisisi saham yang dilakuan tidak harus melalui rapat pemegang saham. Dalam hal ini, setiap pemegang saham dapat menghindari bidding firm sehingga dapat mempertahankan saham untuk tidak dijual.

Menghindari bidding firm menjadi salah satu hal yang paling menguntungkan. Selain itu, dalam akuisisi saham, perusahaan yang melakukan pembelian terhadap saham dapat berinteraksi secara langsung dengan pemegang saham. Itu berarti, persetujuan pembelian dapat dilakukan tanpa persetujuan dari manajemen perusahaan. persetujuan dengan manajamen perusahaan mungkin akan melibatkan notaris yang dapat memperpanjang proses akuisisi.

Selain itu, akuisisi dapat digunakan untuk melakukan ambil alih terhadap perusahaan yang tidak bersahabat. Dalam akuisisi aset, akan diperlukan suara pemegang saham walaupun tidak secara mayoritas. Ketika ada yang tidak menyetujui akuisisi maka tidak ada halangan bagi pemegang saham minoritas.

C. Jenis Merger dan Akuisisi yang Paling Sering Dilakukan

Merger dan Akuisisi
Merger dan Akuisisi

Berikut adalah beberapa jenis merger – akuisisi yang paling umum:

  • Merger
  • Konsolidasi
  • Tender offer
  • Acquisistion of assets

Merger dan akuisisi dapat menjadi salah satu solusi yang tepat untuk menyelematkan suatu perusahaan. Setiap perusahaan akan memiliki analisa dan latar belakang dalam melakukan merger ataupun akuisisi. Kedua hal tersebut dapat diterapkan sesuai dengan kondisi perusahaan. Penggabungan perusahaan mungkin lebih sederhana untuk dilakukan, namun disisi lain akuisisi juga memiliki keuntungan ketika diterapkan.

Leave a Comment