Pengertian dan Contoh Pengangguran Musiman

Pengertian dan contoh pengangguran musiman – Pengangguran adalah masalah sosial ekonomi yang tentu saja sudah sangat tidak asing di telinga kita. Pengangguran ini adalah salah satu masalah ekonomi yang di alami bukan hanya oleh negara Indonesia tetapi juga di alami oleh hampir semua negara yang ada di dunia ini dan tentu saja setiap negara memiliki cara serta kebijakan masing masing untuk menyelesaikan masalah pengangguran ini.

Sebelum membahas mengenai pengertian dan jenis pengangguran yang ada, sebaiknya kita memahami pengertian pengangguran agar pemahaman informasi yang penulis berikan bisa anda serap dengan baik dan tidak salah.

I. Pengertian dan Contoh Pengangguran Musiman

Pada dasarnya, orang yang termasuk ke dalam golongan pengangguran adalah seorang individu yang sedang tidak memiliki pekerjaan dan atau sedang mencari lowongan lapangan pekerjaan. Dan individu tersebut masuk ke dalam usia angkatan kerja. Berikut ini adalah 3 jenis angkatan kerja yang ada, yaitu:

A. Unemployed

Pengangguran adalah orang yang sama sekali tidak memiliki pekerjaan atau sedang berusaha mencari lowongan lapangan pekerjaan dan kelompok yang termasuk ke dalam golongan ini biasa disebut dengan pengangguran terbuka.

B. Underemployed

Underemployed atau setengah menganggur ini adalah golongan untuk orang-orang yang sudah bekerja namun belum memanfaatkannya secara penuh, artinya adalah waktu kerja yang mereka miliki masih kurang dari 35 jam selama 1 minggu.

Pengertian dan contoh pengangguran musiman

C. Employed

Employed atau pekerja adalah orang yang sudah memiliki pekerjaan dan memiliki waktu kerja selama 35 jam atau lebih selama 1 minggu.

Di artikel kali ini penulis akan mencoba memberikan informasi mengenai salah satu jenis pengangguran yaitu pengangguran musiman, selain itu juga pengangguran sendiri memiliki berbagai jenis lainnya seperti pengangguran friksional, pengangguran konjuktur, dan jenis pengangguran lainnya.

II. Pengangguran Musiman

Pengangguran musiman adalah salah satu dari banyak jenis pengangguran yang telah di akui oleh para ahli ekonom. Pengangguran musiman sendiri adalah seorang individu yang termasuk ke dalam usia angkatan kerja dan sedang tidak memiliki pekerjaan.

Pengangguran musiman ini sebenarnya memiliki pekerjaan dan keahlian namun karena alasan tertentu khususnya musim dan iklim yang sedang berlangsung dan tidak mendukung pekerjaan mereka maka mereka akan menganggur atau tidak bekerja dan jenis pengangguran musiman ini adalah pengangguran yang tidak permanen dan hanya berlangsung dalam jangka waktu yang cukup singkat.

Contoh yang paling tepat untuk menggambarkan pengangguran musiman ini adalah seseorang yang memiliki pekerjaan sebagai seorang petani. Biasanya petani akan bekerja jika iklim atau cuaca yang sedang berlangsung dapat mendukung pertanian atau kebun yang mereka miliki, tetapi jika iklim atau cuaca yang sedang berlangsung tidak bisa mendukung atau tidak cocok digunakan untuk bercocok tanam maka mereka tidak akan bekerja dan termasuk ke dalam jenis atau golongan pengangguran musiman.

Cara Menghitung Presentase Pengangguran

Bagi anda yang memiliki pertanyaan mengenai bagaimana cara menghitung presentasi pengangguran yang dimiliki oleh suatu negara untuk menentukan apakah negara tersebut memiliki tingkat pengangguran yang tinggi atau rendah.

Cara menentukannya pun cukup mudah anda hanya perlu mencari jumlah individu usia angkatan kerja yang sedang atau memiliki pekerjaan tetap dan membaginya dengan jumlah individu usia angkatan kerja yang tidak memiliki pekerjaan atau sedang menganggur.

Jika negara tersebut memiliki tingkat presentasi pengangguran yang cukup tinggi maka harus ada penyelesaian secara segera, karena jika dibiarkan apalagi untuk waktu yang cukup lama hal ini bisa menjadi masalah yang dapat mempengaruhi laju perekonomian dari negara tersebut.

Sekian artikel perihal pengertian dan contoh pengangguran musiman. Semoga pembahasan ini membantu Anda dan menjadi berguna di kemudian hari.

Leave a Comment