hak cipta dan hak paten

Definisi Hak Cipta & Hak Paten, Serta Perbedaan antara Keduanya

Posted on

Sering sekali kita mendengar istilah hak cipta dan hak paten di kehidupan sehari-hari. Kata hak cipta biasanya sering disandingkan dengan lagu, karya tulis, atau penelitian. Ada lagi istilah hak paten, kedua nya seperti memiliki arti yang hampir sama. Kadang-kadang orang rancu dalam penggunaan istilah keduanya. Sebenarnya apakah arti dan perbedaan dari kedua istilah tersebut? untuk mengetahuinya, simaklah ulasan dibawah ini.

Perbedaan Istilah Hak Cipta dan Hak Paten

Dalam kehidupan sehari-hari, kita sering mengucapkan kedua istilah tersebut tanpa tahu bagaimana seharusnya istilah itu digunakan. Kadang istilah tersebut di gunakan pada kalimat yang kurang tepat. Agar tidak salah dalam menggunakan istilah kedua kata tersebut, simak perbedaan keduanya dibawah ini.

1. Memiliki definisi yang berbeda

Serupa tetapi tak sama. Itulah istilah yang tepat bagi kata hak cipta dan hak paten. Sesungguhnya hak cipta merupakan hak eksklusif atau hak untuk memberikan izin bagi pencipta untuk memperbanyak hasil ciptaannya. Misalnya, orang yang menciptakan sebuah lagu, dia berhak memperbanyak lagu yang diciptakan untuk dijual. Atau berhak mengizinkan atau pun tidak mengizinkan orang lain memperbanyak lagu ciptaannya. Sedangkan hak paten merupakan hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada seseorang atas temuannya di bidang teknologi.

2.  Objek yang dilindungi berbeda.

Hak cipta digunakan untuk melindungi hasil ciptaan di bidang seni, ilmu pengetahuan, dan sastra. Untuk itulah hak cipta lebih tepat jika digunakan bersama kata lagu, karya tulis, karya sastra, program komputer, atau penelitian. Sedangkan hak paten biasanya digunakan untuk melindungi hasil ciptaan di bidang teknologi atau hasil produksi. Misalnya hak paten untuk teknologi touch screen, teknologi satu tombol pada gadget, dan lain-lain yang berkaitan dengan teknologi.

3. Jangka Waktu Perlindungannya Berbeda

Perbedaan hak cipta dan hak paten selanjutnya adalah jangka waktu perlindungan yang berbeda. Hak paten memiliki jangka waktu perlindungan selama 20 tahun dan 10 tahun untuk hak paten sederhana. Yang dilindungi adalah pihak yang mendaftarkan hak patennya untuk pertama kali. Sedangkan hak cipta bagi individu memiliki jangka waktu perlindungan selama 70 tahun setelah pencipta meninggal dunia. Dan selama 50 tahun bagi hak cipta yang didaftarkan oleh badan usaha atau badan hukum.

4. Hak Cipta tidak Memiliki Hak Monopoli

Berbeda dengan hak paten, hak cipta tidak memiliki hak monopoli untuk melakukan sesuatu, artinya hak cipta tidak melarang orang lain untuk menggunakan hasil ciptaan. Melainkan hanya melarang karya yang diciptakan tersebut untuk diperbanyak tanpa seizin penciptanya. Hak paten memiliki hak monopoli terhadap penggunaan suatu benda yang diciptakan. Artinya orang lain tidak boleh membuat atau menggunakan produk yang sama seperti yang telah di patenkan.

hak cipta dan hak paten
hak cipta dan hak paten

5. Ruang Lingkup

Hak paten digunakan pada ruang lingkup industri kreatif berbasis teknologi. Dari segi teritorial, hak cipta dan hak paten juga berbeda. Hak paten memiliki batasan teritorial. Artinya, hak paten tersebut hanya berlaku di wilayah tempat hak paten tersebut didaftarkan. Jika penemu ingin mendapatkan hak paten di wilayah lain, maka ia harus mendaftarkan hak paten di masing-masing wilayah tersebut. Dan hak cipta memiliki ruang lingkup yang lebih luas. Ia berlaku untuk semua produk, termasuk seni dan sastra.

Itulah beberapa perbedaan antara hak cipta dan hak paten. Semoga dengan informasi yang diberikan bisa memberikan pengetahuan bagi Anda untuk membedakan kedua istilah tersebut. Dengan begitu Anda bisa menggunakan kedua istilah itu dengan benar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *