Bagaimana Cara Memulai Bisnis UKM

Apakah itu usaha kecil menengah (UKM)?

bisnis yang bersifat independen (bukan bagian dari bisnis yang lebih besar) dan memiliki pengaruh yang relative sedikit terhadap pasar

Kepentingan usaha kecil pada Ekonomi

  • Pembentukan lapangan kerja.
  • Inovasi
  • Kontribusi terhadap bisnis yang besar :
  • penyedia jasa khusus dan bahan kasar.Penjual produk dari perusahaan yang lebih besar.

Kewirausahaan

Proses pencarian kesempatan bisnis dibawah keadaan yang berisiko.

Wirausaha

Seseorang yang menerima risiko dan kesempatan dalam membuat, menjalankan, dan membesarkan sebuah bisnis baru.

Karakteristik Wirausaha

  • Banyak akal
  • Perhatian terhadap hubungan yang baik dengan konsumen.
  • Berkeinginan untuk menjadi bos mereka.
  • Sepakat dengan ketidakpastian dan risiko.
  • Berpikiran terbuka.
  • Mengandalkan jaringan, rencana bisnis dan musyawarah.
  • Memiliki pandangan berbeda terhadap bagaimana untuk sukses, untuk memprogram bisnis dan ketika mengandalkan pengalaman atau keahlian bisnis

Memulai dan Menjalankan sebuah bisnis baru.

Keahlian dalam merencanakan bisnis

menyampaikan sebuah deskripsi dari strategi bisnis untuk sebuah penemuan baru dan bagaimana itu akan diterapkan

sebuah rencana bisnis seharusnya beralamatkan:

  • Tujuan dari wirausaha
  • Strategi yang akan digunakan untuk memperolehnya.
  • Penerapan dari pemilihan strategi.

Mempersiapkan Rencana Bisnis

  • Meletakkan tujuan
  • Peramalan Penjualan
  • Perencanaan Keuangan

Bagaimana Memulai Bisnis Kecil

bagaimana cara memulai bisnis ukm
bagaimana cara memulai bisnis ukm

Membeli sebuah usaha yang sudah ada.

 kurang berisiko dalam membeli sebuah bisnis yang bisa diterapkan terus-menerus

Waralaba

a. Keuntungan:

  • peluang bisnis yang sudah terbukti untuk franchisee
  • akses ke keahlian manajemen franchisor

b. Kerugian:

  • biaya pembelian awal yang mahal
  • pembayaran yang berkelanjutan kepada franchisor (royalty)
  • Aturan manajemen dan pembatasan kepada franchisee

Memulai dari awal

a. Keuntungan:

  • menghindari masalah bisnis yang sudah ada

b. Kerugian:

  • Berisiko besar terhadap kegagalan usaha

Pertanyaan yang harus dijawab:

    • Siapa dan dimanakah konsumen saya?
    • Berapa yang harus dibayarkan oleh konsumen untuk produk saya?
    • Berapa banyak produk yang saya harapkan untuk dijual?
    • Siapa sajakah pesaing saya?
    • Mengapa para konsumen lebih memilih produk saya daripada produk yang lain?

Alasan kegagalan dan keberhasilan dalam Bisnis

Kegagalan

    • Management Buruk
    • Kelalaian
    • Sistem pengontrolan yang lemah
    • Kurang modal

Keberhasilan

    • Kerja keras dan dedikasi
    • Permintaan pasar
    • Kompetensi manajerial
    • Keberuntungan !!

Tentang Kepemilikan dalam Usaha

Bentuk kepemilikkan yang sah

A. Kepemilikan tunggal: Dimiliki dan dijalani oleh satu orang.

Keuntungan:

    • Bebas
    • Mudah untuk membentuk
    • Modal awal yang rendah
    • Manfaat Pajak
    • Pembentukan koperasi

Kerugian:

    • Kewajiban tak terbatas: Pemilik bertanggung jawab atas semua hutang
    • Sumber daya terbatas
    • Kemampuan terbatas dalam penggalangan dana
    • Kurangnya kontinuitas

B. Persekutuan: Kepemilikan tunggal dikalikan dengan jumlah pemilik mitra.

Keuntungan:

    • Lebih banyak bakat dan uang
    • Kemampuan lebih dalam penggalangan dana
    • Relatif mudah untuk membentuk
    • Tanggung jawab yang terbatas (Pertanggungjawaban yang sah, kewajiban, bahaya, masalah) untuk partner yang terbatas

Kerugian:

    • Ketidaksetujuan diantara partner
    • Ketidaksetujuan mungkin menyebabkan kurangnya kontinuitas

C. Korporasi: Sebuah buatan, tidak terlihat, tidak berwujud, dan yang ada hanya dalam pengawasan hukum.

    • Korporasi mungkin:
      • Menuntut dan dituntut oleh hukum.
      • Membeli, menahan dan menjual barang
      • Membuat dan menjual produk
      • Jika berbuat kejahatan akan diadili dan dihukum

Keuntungan:

    • Tanggung jawab terbatas: Pemilik bertanggung jawab atas hutang dari sebuah bisnis yang terbatas kepada investasi dari bisnis mereka.
    • Kontinuitas
    • Kemampuan penggalangan dana yang kuat

Kerugian:

    • Pajak ganda
    • Mahal dan rumit untuk dibentuk
  • Pemegang Saham: Pemilik dari korporasi
  • Dividend: Pembagian keuntungan diantara pemegang saham

Isu khusus dalam kepemilikan perusahaan :

  • Usaha bersama dan Perserikatan Strategis:

Perserikatan Strategis: organisasi berjumlah dua atau lebih (Produsen, pesaing, konsumen) berkolaborasi pada proyek yang saling menguntungkan.

Usaha bersama: Pembagian antar parner atas kepemilikan perusahaan yang baru.

  • Rencana Kepemilikkan karyawan atas saham

Memungkinkan karyawan untuk memiliki saham perusahaan sendiri melalui kepercayaan yang didirikan atas nama mereka.

  • Investor Kelembagaan

pengendalian sumber daya yang sangat besar dan dapat membeli blok besar saham

  • Penggabungan, akuisisi, divestasi dan keuntungan tak disengaja:

Penggabungan: Dua perusahaan bergabung menjadi perusahaan baru

Akuisisi: Satu perusahaan membeli langsung yang lain

Divestasi: Strategi dimana sebuah perusahaan menjual satu satu atau lebih dari unit usaha.

Keuntungan tak disengaja: Sebuah perusahaan menjual bagian dari itu sendiri untuk menaikkan modal

Leave a Comment