Apa Itu Investasi Reksadana dan Bagaimana Caranya

Kita sering sekali mendengar kata reksadana. Tapi pertanyaannya apa dan bagaimana investasi reksadana itu?

Di postingan sebelumnya saya sudah membahas tentang potensi investasi reksadana dan bagaimana reksa dana bisa dimanfaatkan oleh jomblo mahasiswa. Di postingan kali saya akan menenlanjangi reksa dana sehingga agan bisa tahu teorinya. Garis bawahi, teorinya ya gan. Setidaknya setelah membaca artikel ini agan sudah tahu reksa dana dan memulainya jika ingin memulai.

Apa itu Reksadana?

Sederhananya, Reksa dana adalah wadah. Wadah itu digunakan untuk menampung dari masyarakat. Lalu dana yang ada di wadah itu dikelola untuk menghasilkan keuntungan. Sederhananya Reksa Dana adalah investasi yang dilakukan rame-rame.

Investasi Reksadana

Kenapa Reksadana Ada?

Reksadana dibentuk untuk memfasilitasi orang-orang yang memiliki dana menganggur (baik sengaja atau tidak) tapi bingung bagaimana cara mengelola dan mengembangkannya. Selain bingung bagaimana menginvestasikan dananya, mereka tidak punya waktu untuk itu. Oleh karena itulah (kebingungan dan kesibukan) investasi reksadana dibentuk.

Ketika berinvestasi di reksadana nanti bakalan ada yang namanya Manajer Investasi (MI). Merekalah yang mengelola Reksa dana yang berisi uang masyarakat. Dengan keahliannya, mereka mencoba memutar uang tersebut agar menghasilkan keuntungan.

Sehingga ada tiga unsur dalam untuk menjalankan investasi Reksa dana, yaitu : (a) Dana dari masyarakat pemodal, (b) Manajer Investasi, (c) Tempat kemana dana tersebut diinvestasikan (disebut portofolio efek)

Bagaimana Cara Kerja Reksadana?

 

Siapa Itu Manajer Investasi?

Manajer investasi bisa berbentuk individu bisa berbentuk organisasi. Mereka semua telah mendapatkan sertifikasi dalam mengelola Reksa Dana untuk diinvestasikan. Mereka mengerti (harusnya) paham kemana dana sebaiknya diinvestasikan dan apa saja risiko dan keuntungannya.

Kemana dana kita diinvestasikan oleh reksadana?

Dana kita akan dicampur dengan dana orang lain. Lalu dana yang sudah tercampur itu diinvestasikan ke portofolio efek yang sudah kita setujui di depan. Portofolio efek di sini adalah seperti obligasi, saham, Sertifikat Bank Indonesia (SBI), dan lain-lain.

Tergantung jenis reksadana yang dipilih. Ada empat jenis reksadana, yaitu :

a. Reksa Dana Pasar Uang (RDPU)

Dalam Reksa Dana jenis ini, Manajer Investasi akan menginvestasikan uang Anda (investor) ke Pasar Uang. Yang dimaksud menginvestasikan ke Pasar Uang adalah menginvestasikan ke instrumen pasar uang seperti : Deposit, Sertifikat Bank Indonesia, dan Obligasi (surat utang). Semua periode instrumen investasi tersebut di bawah 1 tahun.

b. Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT)

Di Reksa Dana ini, Manajer Investasi akan menginvestasikan sebagian besar dana kita ke Obligasi.

c. Reksa Dana Campuran (RDC)

Di Reksa Dana ini, Manajer Investasi akang menginvestasikan sebagian besar dana kita ke Obligasi dan Saham.

d. Reksa Dana Saham

Di Reksa Dana ini, Manajer Invetasi akan menginvestasikan sebagian besar dana kita ke saham.

Darimana keuntungan Reksadana?

Keuntungan reksa dana didapat dari margin pertumbuhan aset portofolio reksa dana. Atau lebih tepatnya margin pertumbuhan nilai per unit reksa dana kita.

Misalkan Budi menanam Reksa Dana sebesar 100rb ketika NAB / UP-nya 1000. Artinya Budi memiliki :

100.000 / 1000 = 100 Unit Penyertaan.

Kemudian 2 Bulan ke depan ternyata NAB/UP naik menjadi Rp. 1400 maka. Artinya dana yang ditanam budi sekarang menjadi :

100 UP x 1400 = 140.000

Apakah ada Reksadana ada macam-macam?

Ada empat macam. Saham, Obligasi, Pasar Uang, dan Campuran.

Bersambung insyaAllah besok.

Bagaimana saya memulai investasi di reksadana? Detik ini juga?

Investasi Reksadana bisa langsung ke perusahaan manajemen investasi / manajemen aset atau bisa juga ke Bank.

Bersambung insyaAllah besok.

Sumber Pustaka :

http://portalreksadana.com/node/65

http://www.schroders.com/id/id/investasi-reksadana/tanya-jawab/yang-sering-ditanyakan/

Leave a Comment